FeaturedManga dan NovelNews

Ilustrator Manga Act-Age Rilis Pernyataan atas Ditangkapnya Penulis Manga Act-Age

Ilustrator dibalik manga Act-Age, Usazaki Shiro, merilis sebuah pernyataan pada 24 Agustus, mendukung kedua korban penyerangan seksual oleh terduga penulis manga Act-Age Matsuki Tatsuya. Kedua korban adalah siswi SMP dan Matsuki telah ditangkap dan mengakui perbuatannya pada 8 Agustus ketika diperlihatkan rekaman CCTV di tempat insiden tersebut terjadi.

“Matsuki Tatsuya-san, penulis original dari manga Act-Age, dimana saya, Usazaki Shiro, bertanggung jawab atas gambarnya, pada 8 Agustus ditangkap dan ditahan atas dugaan penyerangan seksual pada dua siswi SMP.

Pertama-tama, saya ingin menyampaikan rasa simpati saya sedalam-dalamnya pada para korban dan keluarga mereka. Sungguh keberanian yang hebat mampu berbicara di tengah trauma seperti itu. Meski putusan pengadilan belum dibuat, saya mempertimbangkan dengan serius laporan korban dengan fakta bahwa kasus telah ditindaklanjut karena laporan korban dan Matsuki-san telah ditangkap dan ditahan.

Saya sepenuhnya menerima dan setuju dengan keputusan tim editorial Jump untuk membatalkan Act-Age, juga pembatalan proyeknya, volume manganya, dan merchandisenya.

Luka dari insiden penyerangan seksual tidak akan hilang. Setelah insiden ini, setiap kali kamu bertemu orang yang mirip, tubuhmu akan tegang, kamu berjalan lebih cepat, dan kamu takut untuk berjalan di malam hari, membawa ketegangan dan ketakutan kepada kehidupan mereka yang jadi korban seharusnya tidak boleh terjadi. Dengan kemungkinan munculnya rasa stres pada para korban dengan melihat Act-Age, kami rasa sudah tepat untuk mengakhiri serinya.

Dan kepada seluruh fans yang mencintai karya kami, kami memiliki sebuah permintaan. Terima kasih atas dukungan tanpa henti kalian untuk Act-Age. Seperti kalian, saya sedih kami harus segera mengakhiri serinya seperti ini.

Tapi sangatlah penting agar jangan sampai kesedihan kita melupakan orang-orang yang terdampak oleh insiden ini.

Tentu saja, bukan salah para korban serinya berakhir. Tidak pernah ada kata salah bagi korban untuk berbicara, untuk tidak menahan penderitaan dan tangisan mereka dan membiarkan perbuatan penyerangan seksual. Itu adalah perbuatan yang benar. Keberanian dan aksi itu tidak boleh diacuhkan, dipertanyakan, atau dipermalukan.

Saya juga sepenuhnya memahami perasaan para fans yang memberi kehidupan kepada manga. Saya juga hidup berkat manga. Perasaan saya sangatlah besar. Tapi tolong jangan ubah kecintaan itu menjadi kekerasaan yang diarahkan ke jalan yang salah. Tolong berpikir baik-baik, berempatilah, jangan tertipu informasi yang salah, dan pilih apa yang kalian ucap dengan hati-hati.

Terkahir, saya berharap agar para korban bisa kembali hidup tenang, dirawat dengan baik dan agar mereka tidak pernah lagi mengalami kejadian seperti ini.”

24 Agustus 2020

Usazaki Shiro

Akun twitter Weekly Shonen Jump menquote tweet pernyataan Usazaki-sensei memberikan dukungan penuh mereka atas apa yang sensei tulis. Mereka juga berkata mendukung para korban yang bersuara dan akan terus mendukung Usazaki-sensei dalam masa depan karirnya sebagai seorang pencipta manga.

Usazaki-sensei dipasangkan dengan Matsuki-san untuk serialisasi Act-Age dan dalam manga one-shot yang sebelumnya juga ditulis oleh dia. Serialisasi manga Act-Age dibatalkan hanya beberapa hari setelah Matsuki ditangkap dengan dukungan penuh dari Usazaki-san. Adaptasi drama panggungnya juga langsung dibatalkan.

Segala rencana merchandise untuk seri ini di masa depan juga langsung dibatalkan. Bagi mereka yang terlanjur memesan bisa meminta refund melalui Weekly Shonen Jump. Volume manga selanjutnya juga tidak akan dicetak dan volume sebelumnya tidak akan dicetak ulang. M&C! juga membatalkan penerbitan manga Act-Age di Indonesia.

Sumber
Crunchyroll

Artikel Bersangkutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button