FeaturedNews

NHK: Penulis Manga Act-Age Ditangkap Karena Dugaan Penyerangan Seksual pada 2 Siswi SMP

Penyiaran nasional Jepang NHK melaporkan pada 8 Agustus jika penulis manga Act-Age yang diserialisasi oleh Weekly Shonen Jump, Matsuki Tatsuya, telah ditangkap karena dugaan melakukan penyerangan seksual pada dua siswi SMP oleh Polisi Metropolitan Tokyo. Dalam laporan selanjutnya, NHK mengkonfirmasi jika Matsuki-san mengakui tuduhan tersebut berkata “tidak ada pertanyaan” itu adalah dia ketika dikonfrontasi dengan bukti

Insiden tersebut diduga terjadi pada 18 Juni di distrik Nakano, Tokyo. Matsuki-san diduga membuntuti seorang siswi SMP dengan sepedanya dan menyerangnya secara seksual. Di Jepang, umur siswi SMP berkisar antara 12 hingga 15 tahun. Polisi menerima informasi insiden tersebut dan memulai investigasi berdasarkan rekaman CCTV di area tersebut.

Satu jam setelah insiden pertama di area yang sama, siswi SMP lain diserang oleh seorang pria yang terlihat mirip dengan Matsuki-san. Polisi Metropolitan Tokyo sedang menginvestigasi apakah kedua insiden itu saling berkaitan. Matsuki-san mengkonfirmasi selama pertanyaan terhadap rekaman CCTV, berkata “tidak ada pertanyaan” ketika ditanya apakah itu dia.

Act-Age adalah manga pertama yang diserialisasi dari mangaka berusia 29 tahun tersebut. Manga itu diserialisasi oleh Weekly Shonen Jump di tahun 2018 setelah Matsuki-san menulis one-shot untuk Weekly Shonen Jump di tahun 2017. Serinya dilisensi oleh Viz Media yang merilisnya karena manganya diterbitkan di Jepang via aplikasi Shonen Jump.

Ini bukan pertama kalinya mangaka Weekly Shonen Jump ditangkap karena tuduhan yang mirip. Mangaka Rurouni Kenshin, Watsuki Nobuhiro, ditemukan memiliki pornografi anak dan didenda sebesar 200.000 yen (sekitar 28 juta rupiah) oleh Kantor Jaksa Umum Tokyo di tahun 2017/2018. Seri terbarunya, Rurouni Kenshin: The Hokkaido Arc, terus berlanjut di Jump Square.

Mangaka Toriko, Shimabukuro Mitsutoshi, ditangkap di tahun 2002 karena mengajak gadis di bawah umur berhubungan badan dan diberi hukuman percobaan selama dua tahun dan seri Seikimatsu Leader Den Takeshi! miliknya di Weekly Shonen Jump dibatalkan. Shimabukuro-san kembali ke Jump di tahun 2008 dengan Toriko dan terus menulis cerita one-shot untuk mereka.

Weekly Shonen Jump merilis sebuah pernyataan pada 8 Agustus malam, mengkonfirmasi jika penerbit tersebut akan “mengambil lagkah tepat setelah mengkonfirmasi fakta-faktanya.”

Berikut pernyataan penuh mereka:

“Berita dari Departemen Editorial.

Departemen Editorial mengambil masalah dari laporan berita tentang Mastuki Tatsuya-san, penulis dari “Act-Age” yang diserialisasi di Weekly Shonen Jump, dengan sangat serius.

Kami akan mengambil langkah tepat setelah mengkonfirmasi fakta-faktanya.

Kami sungguh memohon maaf kepada seluruh pembaca kami dan yang lain atas segala ketidaknyamanan dan perhatian yang mungkin muncul.”

Sumber
Crunchyroll

Artikel Bersangkutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button