FeaturedNews

Penulis Manga Act-Age Akui Perbuatannya dalam Persidangan Pertama

Penyiaran nasional Jepang, NHK, melaporkan pada 24 November jika penulis dari manga Act-Agem Matsuki Tatsuya, telah menjalani persidangan di Pengadilan Wilayah Tokyo kemarin. Matsuki sebelumnya ditangkap pada Agustus karena dugaan penyerangan seksual pada dua siswi SMP di Distrik Nakano, Tokyo. Persidangan tersebut dilakukan untuk salah satu korban penyerangan seksual berumur 14 tahun.

Ketika tuntuntan dibacakan untuk Matsuki, dia sekali lagi mengakui kejahatannya dan menyatakan motifnya adalah bahwa dia “memiliki banyak masalah dan kegelisahan, tapi saya tidak bisa membicarakannya dan menjadi depresi. Saya juga memiliki sebuah kompleks terhadap perempuan jadi saya melampiaskannya kepada orang lain.”

Dia juga menambahkan bahwa dia “tidak bisa cukup meminta maaf kepada para korban atas apa yang telah (ia) lakukan.” Matsuki sebelumnya telah mengakui perbuatannya pada Agustus lalu ketika bukti rekaman diperlihatkan padanya, menyatakan bahwa “tidak ada pertanyaan” saat ditanyakan apakah dia pria yang ada di dalam videonya.

Jaksa penuntut mengajukan hukuman penjara selama satu tahun enam bulan untuk Matsuki atas satu perbuatan penyerangan seksual pada gadis di bawah umur, meski pengacara sang penulis meminta penagguhan penahanan karena Matsuki telah “disanksi secara sosial” setelah seri manga yang dia tulis telah dibatalkan.

Act Age

Serialisasi dari seri manga Act-Age telah dibatalkan dalam majalah manga Weekly Shonen Jump dan majalah edisi bahasa Inggris Shonen Jump. Volume terbaru yang akan dirilis dibatalkan dengan cetakan ulang juga turut dihentikan. Ilustrator dari Act-Age, Usazaki Shiho, sebelumnya juga menyatakan dukungannya pada para korban, berkata “Sungguh aksi yang luar biasa untuk berbicara tentang itu meski mengalami kejadian traumatis seperti itu.”

Putusan hukuman untuk Matsuki Tatsuya dijadwalkan akan dilakukan pada 23 Desember 2020.

Sumber
Crunchyroll

Artikel Bersangkutan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button